Manfaat Daun Sirsak Untuk Kesehatan Wanita, Kecantikan, Asam Urat, Kolesterol, Kanker

Manfaat Daun Sirsak. Siapa yang tidak mengenal tanaman sirsak. Hampir seluruh masyarakat Indonesia pernah merasakan nikmatnya buah sirsak. Tapi apakah Anda selama ini tahu manfaat tanaman'sirsak?, terutama manfaat daunnya, Jika Anda belum tahu, mari kita pelajari bersama tentang manfaat daun sirsak yang ternyata dapat menyembuhkan beberapa penyakit.

Manfaat Daun Sirsak

Sirsak'seiring perkembangan teknologi, kandungan dan khasiatnya mulai banyak diketahui oleh masyarakat. Berdasarkan hasil dari berbagai penelitian menunjukan bahwa tanaman sirsak mengandung khasiat terutama bagian daunnya. Bagian daun sirsak adalah bagian dari tanaman sirsak yang paling sering digunakan sebagai obat.'

Sirsak merupakan salah satu tanaman obat yang telah diterima keberadaannya oleh masyarakat sebagai obat alternatif, bahkan secara resmi Menteri Kesehatan Indonesia sudah menganjurkan untuk digunakan dalam pengobatan. 'Dalam dunia farmasi, jika memproduksi obat, bahan bakunya tidak luput selalu menggunakan daun sirsak. (Florakita. 2009).

Sirsak merupakan salah satu tanaman buah yang pertama kali diintroduksi ke dunia lama setelah Colombus menemukan Amerika. Setelah itu, orang-orang Spanyol membawanya ke Filipina dan segera menyebar ke kawasan Asia Tenggara termasuk di Indonesia.

Pohon Sirsak 'memiliki nama latin yaitu Annona muricata L, yang merupakan tanaman asli dari negara Amerika Selatan, yaitu Meksiko. Tanaman sirsak diduga dibawa oleh orang Belanda semasa zaman penjajahan. Kini, tanaman ini telah menyebar di seluruh pelosok Indonesia (Sunarjono 2005). Di berbagai daerah di Indonesia, sirsak mempunyai varian nama daerah yang berbeda-beda, namun dipercayai nama sirsak di ambil dari bahasa Belanda yaitu zuurzak yang artinya kantung asam, didatangkan oleh pemerintah kolonial Hindia-Belanda ke Nusantara, yaitu pada abad ke-19.

Tanaman sirsak berkerabat dekat dengan sirkaya (Anona squamosa Linn). Sirsak merupakan tanaman perdu dengan tinggi sekitar 3-10 m. Tanaman ini memiliki kayu yang keras, tetapi umumnya kecil, agak liat, dan mudah patah. Arah percabangannya tidak menentu dan berserakan sehingga sulit diatur. Daun sirsak berbentuk bulat panjang dengan ujung lancip pendek, berukuran (8-16) cm x (3-7) cm. Tangkai daun sirsak panjangnya 33-7 mm. Daun tuanya berwarna hijau tua, sedangkan daun muda berwarna hijau kekuningan. Daun sirsak tebal dan agak kaku dengan urat daun menyirip atau tegak pada urat daun utama. Aroma yang ditimbulkan daunnya terkadang menimbulkan bau yang tidak sedap. Sementara itu, akar tumbuhan sirsak cukup dalam sampai kedalaman 2 m.'

Nama lain dari sirsak ini yaitu Jawa : Nangkawalanda (sunda); angka londa, nangkamanila, nangka sabrang, mulwa londa, surikaya welonda, srikaya welandi (jawa); nangka buris, nangka englan, nangka moris (madura). Sumatera: Deureuyan' belanda (aceh); tarutung olanda (batak); durio ulondra (nias); durian belanda, nangka belanda, nangka walanda (melayu); durian batawi, duian batawi (minangkabau); jambu landa (lampung). Maluku :' Anad walanda, tafena warata (seram); anaal wakano (nusa laut); naka loanda (buru); durian, naka wolanda (halmahera); naka walanda(ternate); naka lada(tidore). Bali : Srikaya jawa. Nusatenggara : naka, nakat, annona (flores) . Sulawesi : Atis, mangka walanda (sulawesi utara) ; lange lo walanda (gorontalo); sirikaya belanda (makasar) sirikaya balanda (bugis) (Ditjen POM, 1989' ).

Tumbuhan sirsak dapat tumbuh disembarang tempat, tetapi jika menginginkan hasil buah yang banyak dan besar-besar, maka yang paling baik di tanam di tanah yang cukup mengandung air. Sirsak tumbuh dengan baik pada daerah ketinggian kurang dari 1000 mdpl (Sunajo, 2006). Budidaya sirsak di Indonesia sampai saat ini masih tergolong belum begitu banyak, pemanfaatannya masih hanya sebatas pada manfaat buah sirsak saja, hal ini karenakan kurangnya pengetahuan tentang manfaat daun sirsak, karena sejatinya kandungan pohon sirsak yang bagus untuk kesehatan terletak pada daunnya.

Berikut kami paparkan sistematika tanaman sirsak sebagai berikut:

Kingdom : Plantae
Divisi' : Spermatophyta
Sub divisi : Angiospermae
Kelas' : Dicotyledonae
Ordo' : Polycarpiceae
Famili' : Annonaceae
Genus' : Annona
Spesies : Annona muricata L ( Sunarjono, 2005).

Jika kita pelajari secara morfologis, tanaman sirsak terdiri dari: Daun Berbentuk bulat panjang, daun menyirip, berwarna hijau muda sampai hijau tua, ujung daun meruncing,' dan permukaan daun mengkilap.Bunga tunggal, dalam satu bunga terdapat banyak putik sehingga dinamakan bunga berpistil majemuk. Bagian bunga tersusun secara hemicyclis, yaitu sebagian terdapat dalam lingkaran dan yang lain spiral atau terpencar.

Mahkota bunga yang berjumlah 6 sepalum yang terdiri atas dua lingkaran, bentuknya hampir segitiga, tebal, dan kaku, berwarna kuning keputih 'putihan, dan setelah tua mekar dan lepas dari dasar bunganya. Putik dan benang sari lebar dengan banyak karpel (bakal buah). Bunga keluar dari ketiak daun, cabang, ranting, atau pohon. Bunga umumnya sempurna (hermaprhodit). Tapi terkadang hanya bunga jantan dan bunga betina saja yang terdapat pada satu pohon. Bunga melakukan penyerbukan silang, karena umumnya tepung sari matang terlebih dahulu sebelum putiknya reseptif (Sunarjono, 2005).

Sirsak dapat tumbuh pada semua jenis tanah dengan derajat keasaman (pH) antara 5-7. Jadi, tanah yang sesuai adalah tanah yang agak asam sampai agak alkalis. Curah hujan yang dibutuhkan tanaman sirsak antara 1500- 3000 mm/tahun. Ketinggian tempat antara 100- 1000 m di atas permukaan laut lebih cocok untuk' tamanan sirsak.

Pada daerah dengan ketinggian 1000 di atas permukaan laut tanaman sirsak enggan tumbuh dan berbuah. Suhu udara yang sesuai untuk tanaman sirsak adalah 22-32 0.' Lokasi yang disenangi tanaman sirsak diantaranya lahan yang terbuka, tidak ada naungan, dan tidak ada kabut. Tanaman sirsak memerlukan sinar matahari antara 50-70% (Sunarjono,' 2005). Sirsak dapat tumbuh pada daerah tropis dan subtropis (Orwa et al 2009).

Jenis ' jenis Sirsak'

Ada bermacam jenis sirsak yang telah dikenal di Indonesia. Dulu dari segi rasa, jenis sirsak dibagi menjadi dua, yaitu sirsak biasa dan sirsak ratu. Sirsak biasa rasanya manis yang bercampur asam, sedangkan sirsak ratu rasanya hanya manis tanpa ada rasa asam. Sirsak ratu disebut juga dengan sirsak manis. Namun sekarang jenis sirsak sangat bervarian. Di Indonesia macam-macam sirsak yang telah diketahui ada 5 jenis yaitu :

1.Sirsak Biasa
Sirsak biasa adalah jenis sirsak yang paling banyak dijumpai di Indonesia. Sering disebut sebagai sirsak lokal. Memiliki rasa manis dan asam. Buah Sirsak tidak bertepung dan berkadar air tinggi. Biji dalam buahnya tergolong banyak.

2.Sirsak Ratu
Sirsak ratu yang memiliki rasa manis . keunggulan dari jenis sirsak ini yaitu memiliki sedikit biji, ukuran buahnya lebih besar. Berat sirsak jenis ini bisa sampai antara 200 sampai 1.200 gram. Ciri-ciri sirsak ratu yaitu memiliki permukaan kulit yang licin dan berduri lunak. Budidaya sirsak ratu juga tergolong mudah karena bisa tumbuh di mana-mana dan tidak memerlukan perhatian khusus. Di tanah keringpun , jenis sirsak masih bisa tumbuh asalkan persediaan air ada.

3.Sirsak Mandalika
Sirsak mandalika bentuk buahnya hampir mirip dengan buah nona. Berbentuk bulat kecil, seukuran dengan buah nona. Bedanya Sirsak mandalika dengan sirsak ratu dan sirsak biasa yaitu terletak pada duri kulit, sirsak mandalika durinya lebih sedikit. Sirsak jenis ini memiliki rasa yang cukup manis. Memiliki daging buah berwarna kuning dan manis serta memiliki banyak biji.

4.Sirsak Bali
Sirsak Bali atau yang sering disebut kemulwa gunung adalah jenis sirsak yang penyebarannya ada di Bali dan sekitarnya. Sirsak bali memiliki kulit licin dan tidak berduri. Berat sirsak bali antara 200 ' 300 gram. Jika sudah matang, jenis sirsak ini berwarna cokelat kekuningan dan rasanya manis.

5.Sirsak Sabun
Sirsak sabun memiliki ciri-ciri yaitu berbentuk bundar sebesar buah sukun, memiliki daging berwarna kuning dan lembek, menyerupai mentega. Sirsak sabun disebut juga sirsak mentega. Bila sudah masak, daging buahnya terasa lembek dan terasa asam. Kulit buahnya berduri pendek dan lunak.
Ada pula jenis sirsak yang mirip sirsak sabun, yaitu sirsak irian. Sirsak ini termasuk jenis sirsak hutan.

Kandungan Daun Sirsak

Banyak penelitian secara medis berhasil menunjukkan bahwa ekstrak daun sirsak dapat meningkatkan fungsi dari sel beta pankreas yang menghasilkan fungsi insulin. Dari segi kandungan gizi sirsak memiliki banyak kandungan yang baik bagi tubuh, diantranya adalah fruktosa, lemak, protein, kalsium, fosfor, besi, vitamin A, dan Vitamin B, kemudian senyawa golongan tanin, fitosterol, dan alkaloida, serta acetogenin.

Annonaceous acetogenins merupakan senyawa yang memiliki potensi sitotoksik. Senyawa sitotoksik adalah senyawa yang dapat bersifat toksik untuk menghambat dan menghentikan pertumbuhan sel kanker (Mardiana, 2011).

Acetogenins merupakan inhibitor kuat dari kompleks I mitokondria atau NADH dehidrogenase. Zat ini akan mengakibatkan penurunan produksi ATP yang akan menyebabkan kematian sel kanker, lalu kemudian memicu terjadinya aktivasi jalur apoptosis serta mengaktifkan p53 yang dapat menghentikan siklus sel untuk mencegah terjadinya proliferasi tak terkendali (Retnani, 2011).

Manfaat Daun Sirsak ?

Kegunaan teh Daun sirsak banyak digunakan sebagai obat herbal, karena tanaman ini memiliki khasiat obat dan digunakan sebagai obat dalam penyembuhan maupun pencegahan penyakit. Selama ini masyarakat Indonesia masih terpaku pada pemanfaatan khasiat buah sirsak, belum banyak memanfaatkan daunnya. Karena sejatinya, khasiat sirsak banyak terdapat pada daun kering sirsak. Pengertian berkhasiat obat adalah mengandung zat aktif yang berfungsi mengobati penyakit tertentu atau jika tidak mengandung zat aktif tertentu tapi mengandung efek yang sinergis dari berbagai zat yang berfungsi mengobati (Flora, 2008).

Menurut Ervizal AM Zuhud dalam penelitiannya tentang manfaat daun sirsak, khasiat daun sirsak sempat ditutupi-tutupi selama lebih dari 10 tahun, karena jika diketahui masyarakat banyak, akan mengancam kelangsungan hidup kemoterapi dan industri kimia karena harga daun sirsak yang murah. Hasil penelitian Ervizal baru tersebar setelah keluarga dari seorang peneliti mengidap kanker dan mempublikasikan di dunia maya, kata kepala Bagian Konservasi dan Keanekaragaman Tanaman, Fakultas Kehutanan Institut Pertanian Bogor.

Berikut kami paparkan beberapa manfaat daun sirsak dalam mengobati beberapa penyakit yang telah terbukti dari berbagai sumber dan pakar pengobatan terpercaya.

1.''''' Menyembuhkan demam
2.''''' Relaksasi atau penenang
3.''''' Menyembuhkan orang yang sulit tidur (insomnia)
4.''''' Mengobati radang sendi dan rematik
5.''''' Menyembuhkan penyakit kanker
6.''''' Meningkatkan energi atau stamina
7.''''' Meningkatkan nafsu makan
8.''''' Mengobati diare
9.''''' Anti kejang
10.' Anti jamur
11.' Anti parasit
12.' Anti mikroba
13.' Menyembuhkan sakit pinggang
14.' Mengobati dan mencegah asam urat
15.' Menyembuhkan gatal-gatal
16.' Mengobati bisul
17.' Menyembuhkan flu
18.' Menambah kekebalan tubuh
19.' Menambah jumlah dan memperkuat
20.' Mengeliminasi radikal bebas
21.' Mengeringkan sel kanker
22.' Menyembuhkan radang tenggorokan, usus, pencernaan.
23.' Mengatasi bronchitis
24.' Mengobati ambeien
25.' Mengobati empedu akut,
26.' Menyembuhkan disentri
27.' Mengobati kencing batu
28.' Mengatasi luka borok
29.' Mencegah jerawat
30.' Mengobati kutu rambut
31.' Mengobati batuk
32.' Menyembuhkan rematik
33.' Mengobati rasa mual
34.' Menyembuhkan kanker serviks
35.' Mengobati kanker payudara
36.' Mengobati prostrat
37.' Mengatasi kanker paru-paru
38.' Mengobati kanker ginjal,
39.' Menyembuhkan kanker pankreas
40.' Mengobati kanker usus besar
41.' Menyembuhkan darah tinggi
42.' Mengobati cacingan
43.' Melindungi struktur sel
44.' Meningkatkan efektivitas vitamin C
45.' Anti inflamasi,
46.' Mencegah keropos tulang
47.' Sebagai antibiotik
48.' Mengobati dan Mencegah Diabetes
49.' Menurunkan dan menjaga agar kadar gula dalam darah normal
50.' Menurunkan kolesterol

Masih Belum Yakin, Manfaat Daun Sirsak ???'

Inilah beberapa sumber yang dapat Anda Baca

Beberapa sumber, yang disertakan dari pendapat para Ahli
Pohon sirsak dulu hanya dikenal di masyarakat untuk pengobatan luar, khususnya penyakit kulit. Akan tetapi, sejak tahun 2010, daun sirsak mulai dimanfaatkan untuk mengatasi luka borok, bisul, kejang, jerawat, dan kutu rambut. (Mardiana, L. dan Ratnasari, J. 2011).

Teh Daun Sirsak memiliki banyak manfaat untuk kesehatan. Sirsak kaya akan karbohidrat dan vitamin. Di Karibia, daun sirsak dimanfaatkan untuk menyembuhkan demam dengan cara tidur di atas daunnya. Hal ini dipercaya karena dengan tidur diatas daun sirsak dipercaya sebagai obat penenang dan dapat digunakan sebagai relaksasi. 'Daun sirsak juga dapat membantu dalam merangsang seseorang yang sulit tidur atau yang dikenal penderita insomnia.'

Menurut penelitian, daun sirsak 10.000 lebih ampuh dari kemoterapi dalam menyembuhkan penyakit kanker. Daun sirsak juga sangat membantu untuk meningkatkan energi dan dapat meningkatkan nafsu makan, mengobati radang sendi dan rematik.

Daun sirsak juga mampu mengatasi bronkhitis, kejang dan peradangan, misalnya radang tenggorokan, usus, pencernaan, ambeien (baca: Sentosa Karena Graviola halaman 24). Menurut Mardiana (2011) manfaat sirsak yang terdapat pada daunnya dapat diguanakan sebagai pengobatan alternatif untuk pengobatan kanker, demam, diare, anti kejang, anti jamur, anti parasit, anti mikroba, sakit pinggang, asam urat, gatal-gatal, bisul, flu, dan lain-lain dengan cara mengkonsumsi air rebusan daun sirsak.

Ada cara lain yang dapat dilakukan untuk menkonsumsi daun sirsak yaitu dengan cara membuat jus sirsak. Manfaat jus sirsak sama saja dengan khasiat air rebusan daun sirsak. Kandaswami dan Middleton (1997) juga mengatakan bahwa daun sirsak juga dapat menyembuhkan penyakit batuk, rematik, mual, luka dan kanker. Mardiana, L. dan Ratnasari, J (2011) menambahkan bahwa daun sirsak juga bermanfaat untuk mengatasi luka borok, bisul, kejang, jerawat, dan kutu rambut.'

Kasiat daun sirsak juga banyak dimanfaatkan sebagai obat herbal seperti untuk penyakit kulit, rematik, batuk dan flu, serta antikanker (Orwa et al 2009), dan hipertensi (Lans 2006). Daun sirsak juga memiliki kegunaaan untuk mengobati penyakit tekanan darah tinggi, demam, cacingan seperti yang disampaikan Asprey dan Thornton pada Medical Plants of Jamaica III (1955).

Khasiat daun sirsak juga bermanfaat sebagai antispasmodik dan memberi efek menenangkan. Rebusan daun sirsak juga efektif digunakan untuk kutu rambut dan kutu busuk. Daun segar yang dihaluskan mampu membantu penyembuhan luka pada kulit. sebagai obat radang selaput lendir hidung (Markham 1988).

Daun sirsak juga dapat dijadikan sebagai obat jerawat. Bakteri yang sering ditemukan pada jerawat adalah bakteri gram positif yaitu staphylococcus aureus dan Propionibacterium acnes.

Staphylococcus aureus biasanya terdapat pada saluran pernafasan atas, kulit, saluran kencing, mulut dan hidung, jaringan kulit bagian dalam dari bisul bernanah, infeksi luka, radang paru-paru dan selaput lender lainnya (Jawetz, E., Melnick, J.L, Adelberg, E.A. 1974. Review of Medical Microbiology 11 th edition. Penerbit LANGE Medical Publications, California, 175, 177, 211, 212).Sirsak obat kanker. Kandungan liriodin daun sirsak menurut Laboef bermanfaaat untuk antitumor, antibakteri dan antijamur (Rahayu dkk., 1993).

Menurut Mangan (2009) kandungan dari sirsak seperti flavonoid yang bermanfaat sebagai antioksidan sehingga sangat baik digunakan untuk pencegahan kanker, melindungi struktur sel, meningkatkan efektivitas vitamin C, antiinflamasi, mencegah keropos tulang dan antibiotik. Dalam kebanyakan kasus, flavonoid dapat berperan secara langsung sebagai antibiotik dengan menggangu fungsi organisme seperti bakteri atau virus (Subroto dan Saputro, 2006.

Berlangganan update artikel terbaru via email:

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel