Cara Menanam Buah matoa

Mungkin beberapa dari Anda sudah pernah mendengar tentang buah matoa. Matoa sangat terkenal akan keunikan rasanya yang digemari banyak orang. Rasa buah ini sangat beragam. Buah ini memiliki tekstur kulit yang seperti buah markisa dan bentuk buah seperti rambutan namun mempunyai rasa seperti durian.

Cara Budidaya Buah matoa

Pohon matoa ini sebenarnya berasal dari Papua dan Pohon ini mempunyai ketinggian kurang lebih sekitar 50M. Buah matoa berbentuk bulat dan sedikit melonjong dan ukurannya tidak terlalu besar. Buah matoa memiliki warna coklat kehitaman dan berbentuk mirip telur puyuh. Kulitnya licin dan mempunyai bau yang manis. Bagi anda yang ingin tahu cara budidaya buah matoa ini berikut tips dan trik nya:

Kandungan Pada Matoa

Matoa sangat cocok bagi Anda yang menggemari buah-buahan. Pada kulit buah terdapat tanin dan juga saponin. Pada biji mengandung adanya lemak dan polifenol.

Pada daun pohon Matoa Juga terdapat tanin dan saponin yang mempunyai kandungan sama dengan kulit buah. Pada kulit batang terdapat lebih banyak kandungan didalamnya seperti zat besi, flavonida, dan pectic substance. Pada buahnya terdapat berbagai macam vitamin yang menjadi kelebihan buah ini.

Masa Tanam Matoa

Waktu tanam pohon matoa cukup panjang untuk bisa mendapatkan buahnya. Beberapa orang memerlukan waktu sekitar beberapa tahun. Tumbuhan Matoa ini tumbuh memanjang ke atas dan untuk mendapatkan bagian cabang matoa tentu kita harus memotong pada bagian atasnya.

Pohon matoa dapat berbuah 2x. Biasanya pohon matoa akan berbuah saat hari raya idul fitri dan kedua sekitar 3 bulan setelah matoa berbuah pertama kali. Namun, hasil buah yang di dapat jauh lebih sedikit dari yang pertama. Pohon ini terhitung musiman.

Dua Teknik Budidaya Matoa

Dalam teknik budidaya, pohon matoa dapat dikembangkan dengan dua cara, yaitu secara generatif dan vegetatif. Cara generatif adalah dengan cara menanam biji, sedangkan cara vegetatif adalah dengan metode pencangkokan.

Pemindahan bibit dari persemaian harus diperhatikan dan dilakukan secara hati-hati. Bibit matoa sangat peka terhadap perubahan lingkungan. Terutama pada bagian akar matoa. Sebaiknya saat memindah kan bibit tidak dilakukan dengan cara dicabut. Hal ini dapat merusak laju perkembangan bibit.

Polibag Baik untuk Budidaya

Menggunakan polibag sangatlah dianjurkan dalam budidaya tanaman matoa tersebut. Dengan menggunakan polibag, akan jauh lebih memudahkan untuk proses pemindahan bibit.

Cara tanam pohon matoa ini sebaiknya menggunakan pupuk organik, pupuk SP, pupuk urea dan kapur yang sangat baik untuk pertumbuhan bibit matoa. Semua pupuk dan tanaman galian tersebut dapat dicampur menjadi satu.

Cara Pemeliharaan Matoa

Ketika buah sudah mulai berbunga, ini menandakan bahwa bunga dapat dimakan dalam jangka waktu 2 bulan setelahnya. Jangan menggunakan plastik untuk menutupinya dari hama.

Jangan menutupi buah menggunakan plastik karena tidak akan membantu buah cepat matang, malah justru sebaliknya, buah matoa akan lebih mudah busuk. Menutupi buah matoa sebaiknya menggunakan jaring.

Demikian Cara Menanam Buah matoa dengan berbagai metode. Semoga anda berhasil menanamnya dengan baik dan cepat menghasilkan buah. 

Berlangganan update artikel terbaru via email:

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel