Apa Yang Dimaksud Dengan Aktuaria

Ketika kita mendengar kata aktuaria, maka banyak orang yang bingung dan bertanya tanya. Apa aktuaria itu yah? Apakah menangani masalah pembuatan akuarium atau masalah penyulingan air bersih menjadi air minum atau apa yah? Itulah opini yang seringkali dikomentari banyak orang ketika mendengar 'Aktuaria'. Oleh karena itu saya ingin menjabarkan beberapa informasi atau pengertian serta peranan dari Aktuaria, tapi sebelum menjelaskan tentang apa itu aktuaria, saya akan coba menjabarkan terlebih dahulu mengenai ilmu aktuaria. Mari simak secara seksama dan mudah mudahan informasi ini bermanfaat untuk kita semua khusus nya bagi agen asuransi jiwa

Apa Yang Dimaksud Dengan Aktuaria

Pertama pengertian tentang Ilmu Aktuaria, Ilmu Aktuaria adalah ilmu yang mengaplikasikan metode matematika dan ilmu statistika untuk menaksir risiko dalam industri asuransi dan keuangan.

Aktuaris adalah seorang ahli yang dapat mengaplikasikan ilmu keuangan dan teori statistik untuk menyelesaikan persoalan ' persoalan bisnis aktual atau bahasa yang mudah untuk memahami fungsi'Aktuaria adalah seseorang yang ahli dibidang matematika yang berhubungan dengan asuransi.

Persoalan ' persoalan dimaksud adalah persoalan yang umumnya menyangkut analisis kejadian masa depan yang berdampak pada segi kerugian finansial, khususnya yang berhubungan dengan besar pembayaran pada masa depan dan kapan pembayaran dilakukan pada waktu yang tidak pasti.

Maka untuk mengukur risiko yang terkait dengan financial, seorang Aktuaris membutuhkan yang namanya alat pengukur risiko yang biasa digunakan oleh para perusahaan asuransi diantaranya adalah Annuity Table, Mortality Table, Mordibity Table, and Other Statistic.

Gelar aktuaris di Indonesia atau Fellow Society of Actuaries of Indonesia (FSAI) diberikan oleh Persatuan Aktuaris Indonesia (PAI) setelah seorang individu menempuh 10 mata ujian yang diujikan.'Pada umumnya aktuaris di Indonesia memiliki latar belakang pendidikan dari FMIPA Matematika maupun Statistika.

Aktuaris di Indonesia banyak bekerja di perusahaan asuransi jiwa, sedangkan sisanya bekerja di dana pensiun, konsultan aktuaria, dan saat ini merambah ke dunia investasi. Berdasarkan Keputusan Menteri Keuangan Republik Indonesia Nomor 426/KMK.06/2003 BAB III Pasal 16, perusahaan asuransi jiwa harus mengangkat seorang aktuaris sebagai aktuaris perusahaan yang memiliki kualifikasi sebagai aktuaris dari Persatuan Aktuaris Indonesia (PAI) atau asosiasi sejenis dari luar negeri yang terdaftar sebagai anggota penuh International Association of Actuaries (http://id.wikipedia.org/wiki/Aktuaris).

Aktuaria adalah sebuah pekerjaan yang sangat diminati karena kebutuhan aktuaria di industri asuransi, Secara garis besar aktuaria adalah sebagai penilai risiko, penaksir risiko, penerjemah risiko, pengkalkulasi probabilitas risiko, ahli dalam ilmu aktuaria disebut sebagai aktuaris dimana seorang itu yang telah memiliki gelar profesi aktuaris dan mendapat nilai kelulusan dari asosiasi aktuaris di setiap Negara, seperti di indonesia ada PAI (Persatuan Aktuaris Indonesia).

Dan setelah menjabarkan pengertian tentang ilmu aktuaria, saya akan membahas secara singkat apa fungsi dari aktuaria dan apa saja yang dikerjakan oleh seorang aktuaria atau aktuaris.
Fungsi Aktuaria dalam perusahaan asuransi adalah sebagai berikut:

1. Seorang aktuaria harus memastikan customer / nasabah membayar premi sesuai dengan risikonya.
2. Seorang aktuaria harus memastikan premi yang terkumpul cukup untuk membayar klaim yang terjadi dan menutupi biaya operasional perusahaan.
3. Seorang aktuaria harus memastikan premi yang terkumpul harus wajar dan bersaing.
Dari segi pekerjaan untuk menjalankan fungsinya yang dilakukan oleh seorang aktuaria atau aktuaris di setiap perusahaan industri bidang asuransi, yaitu :
Membuat dan menetapkan sebuah harga Produk asuransi dengan menggunakan:

Tingkat Mortalita; Morbidita

o Tingkat Investasi
o Skala Penjualan
o Skala Biaya
o Klasifikasi Risiko

Membuat estimasi / Cadangan atas Risiko yang akan/telah dijamin

o Menjaga Kesehatan keuangan
o Memastikan kecukupan kewajiban

Membuat proyeksi dan analisis teknis perkembangan perusahaan

o Membuat analisis kecukupan Pemasukan dan kewajiban
o Meninjau ulang kecukupan tingkat mortalita; morbidita
o Meninjau ulang kecukupan tingkat Investasi
o Meninjau ulang kecukupan dan kewajaran biaya-biaya
o Meninjau ulang risiko yang ada dengan kewajarannya
o Meninjau Ulang harga atas penjualan dengan volume penjualan

Demikianlah informasi yang dapat saya berikan, semoga apa yang telah saya sampaikan dapat bermanfaat dan dapat menambah pengetahuan kita tentang arti dan fungsi dari seorang aktuaria atau aktuaris.

Berlangganan update artikel terbaru via email:

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel